Mata kuliah Ekonomi Islam (atau sering disebut Pengantar Ekonomi Syariah) membahas teori, prinsip, dan perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup berdasarkan Al-Qur'an, Hadis, dan kaidah fikih. Berbeda dengan ekonomi konvensional yang berfokus pada maksimalisasi keuntungan pribadi, mata kuliah ini menekankan keseimbangan antara keuntungan materi di dunia dan keberkahan di akhirat (falah). [1, 2, 3, 4, 5]
Secara umum, berikut adalah rincian deskripsi, ruang lingkup materi, dan kompetensi yang dipelajari:
1. Materi Pokok Pembelajaran
  • Filsafat dan Pondasi Dasar: Mempelajari konsep kepemilikan mutlak milik Allah SWT, keadilan sosial, kemaslahatan umat (maqashid syariah), dan etika dalam berbisnis.
  • Larangan Utama (Riba, Gharar, Maisir): Membedah tiga transaksi terlarang dalam Islam, yaitu bunga/riba, ketidakjelasan kontrak/penipuan (gharar), dan perjudian/spekulasi (maisir).
  • Ekonomi Mikro Islam: Menganalisis perilaku konsumen Muslim dalam memaksimalkan kepuasan, etika produsen dalam berproduksi, serta mekanisme pasar yang adil tanpa distorsi.
  • Ekonomi Makro Islam: Membahas instrumen kebijakan fiskal dan moneter syariah, pertumbuhan ekonomi, hingga perdagangan internasional tanpa instrumen bunga.
  • Instrumen Keuangan Sosial: Mengkaji konsep, tata kelola, dan fungsi sosial ekonomi dari Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).
  • Fikih Muamalah: Mempelajari akad-akad atau kontrak transaksi syariah dasar seperti bagi hasil (mudharabah/musyarakah), jual beli (murabahah), dan sewa (ijarah). [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8]
2. Tujuan Mata Kuliah
  • Memahami Perbedaan Sistem: Mahasiswa mampu membedakan secara kritis antara sistem ekonomi Islam, kapitalis, dan sosialis.
  • Penerapan Kontemporer: Mahasiswa dibekali kemampuan untuk menganalisis produk-produk lembaga keuangan syariah modern seperti perbankan syariah, asuransi takafur, dan pasar modal syariah.
  • Solusi Etis: Mendorong mahasiswa memberikan solusi masalah ekonomi masyarakat dengan prinsip keadilan ekonomi. [1, 2, 3, 4, 5]
3. Hubungan dengan Mata Kuliah Lain
Mata kuliah ini merupakan dasar utama sebelum Anda mengambil mata kuliah spesifik di semester lanjutan seperti Manajemen Bank Syariah, Akuntansi Syariah, atau Manajemen Industri Halal. [1]